Penangkal Petir KURN, Pilihan Terbaik untuk Gedung Anda

Tanggal :17/02/2021 12.43.00 Penulis : Atmawijaya

Peningkatan produktivitas manusia berdampak terhadap lahan tinggal terutama lahan untuk mengembangkan bisnis atau kantor. Kantor memiliki banyak peralatan dan komponen listrik yang perlu dilindungi terutama dari sambaran petir. Untuk melindungi kantor Anda dari ancaman sambaran petir, Anda bisa menggunakan anti petir KURN yang menawarkan banyak kelebihan.

Tipe Produk Penangkal Petir KURN

KURN mengeluarkan 2 (dua) jenis penangkal petir yang dibedakan pada kemasannya, yaitu kemasan berwarna hitam dan kemasan berwarna hitam. Pada awalnya PT KURN Indonesia hanya mengeluarkan 1 (satu) jenis kemasan, tetapi seiring berjalannya waktu ada perpecahan di dalam perusahaan KURN yang menyebabkan terbentuknya kedua kemasan tadi. Pada umumnya, untuk air terminal penangkal petir KURN antara box hitam dan coklat memilki komponen dan teknologi yang sama. Bahkan untuk garansi kedua kemasan memiliki garansi resmi KURN Indonesia selama 1 tahun.

Berikut list produk penangkal petir KURN Box hitam dan box coklat:

Box Hitam

KURN R85 mampu memproteksi radius sebesar 85 meter.

KURN R150 bisa memproteksi bangunan dengan radius sebesar 150 meter.


Box Coklat

KURN R30-40, bisa memproteksi bangunan 30 meter sampai 40 meter.
KURN R60-80, proteksi radius air terminal 60 meter hingga 80 meter.
KURN R120-150, mampu memproteksi bangunan sebesar 120 meter hingga 150 meter.


Proses Terjadinya Sambaran Petir

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai produk KURN, Anda harus memahami bagaimana sambaran petir terjadi dan apa saja yang menyebabkan sambaran petir bisa mengenai objek. Sehingga Anda bisa melakukan tindakan preventif terhadap sambaran petir pada peralatan atau lingkungan Anda. Berikut ini proses terjadinya sambaran petir dan bagaimana sambaran petir mengenai objek di tanah.

a.     Mekanisme Terjadinya Sambaran Petir

Petir adalah fenomena alami yang terjadi akibat adanya elektron statis di dalam awan yang secara tidak sengaja terpisah dari muatan positif. Mulanya awan adalah sumber muatan netral dengan komposisi muatan negatif dan positif yang sama. Pada kondisi akan terjadinya hujan, muatan negatif mulai terpisah dari muatan positif di dalam awan.

Muatan negatif dan positif pada awan terpisah menjadi dua bagian yaitu muatan positif berada pada bagian atas awan dan muatan negatif berada pada bagian bawah awan. Bumi memiliki muatan positif yang cukup besar sehingga memberikan gaya atau dorongan kepada muatan negatif di awan untuk turun ke bumi.

Jika muatan negatif pada awan berjumlah sangat besar bahkan melebihi kekuatan muatan tembus udara, maka muatan negatif pada awan akan bergerak menuju bumi. Pergerakan ke arah bumi oleh muatan negatif ini akan memunculkan kilatan cahaya yang dikenal sebagai petir. Biasanya petir yang menyambar ke bumi memiliki nilai muatan listrik 15 sampai dengan 20 KiloVolt (KV)/M.

Pada umumnya, setiap arus kilat yang turun ke bumi bisa mencapai nilai 200 ribu ampere sehingga sangat berbahaya bagi kehidupan di bumi maupun teknologi yang ada di bumi jika kilat tersebut berhasil mengenai objek di bawahnya.

b.     Apa yang Menyebabkan Sambaran Petir mengenai Objek?

Seperti yang dijelaskan dalam konsep sebelumnya, sebuah petir terjadi akibat banyaknya muatan negatif di awan dan mengalami dorongan untuk menuju ke muatan positif yang ada di bumi. Dengan energi berupa tegangan dan arus yang begitu besar, petir sangat berbahaya untuk kehidupan yang ada di bumi.

 

Maka dari itu, mengetahui tahapan sambaran petir menjadi sangat penting. Sehingga Anda bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan jika terjadi sambaran petir pada wilayah Anda. Sebelum petir menyambar objek, terhadap beberapa tahap yang diperlukan seperti di bawah ini.

-        Tahapan pertama disebut sebagai PILOT STREAMER. Pilot streamer adalah tahapan awal dimana petir menentukan arah perambatan dari awan menuju udara di bawah dan sekitarnya. Penentuan arah rambatan petir biasanya dipengaruhi oleh faktor ionisasi terutama faktor ionisasi rendah.

 

Kecepatan rambatan petir pada udara adalah 50 km/detik sehingga waktu yang dibutuhkan petir untuk sampai ke bumi sangat pendek. Pertemuan antara muatan positif dan muatan negatif yang dimiliki petir disebut sebagai POINT OF STRIKE.

 

-        Tahapan kedua adalah sambaran yang lebih banyak. Setelah sambaran pertama antara muatan negatif pada petir dan muatan positif pada bumi yang membentuk POINT OF STRIKE, sambaran selanjutnya akan mengikuti jalur dan titik pertemuan awal hingga titik pertemuan tersebut berada beberapa ratus meter dari atas tanah.

 

Sambaran kedua ini akan berlangsung secara terus menerus dengan energi yang berbeda untuk mendapatkan jarak paling dekat dengan tanah.

 

-        Tahapan ketiga adalah sambaran pengembalian atau RETURN STROKE. Pada tahap ini, bumi yang mengandung muatan positif melepaskan muatannya sehingga terjadi sambungan antara muatan negatif dan positif. Sambaran yang terjadi memiliki energi yang lebih besar dan telah mengenai objek pada jangkauannya.

Setelah mengetahui penyebab petir terjadi dan bisa menyambar sebuah objek di bumi, selanjutnya Anda akan memahami mengenai efek yang ditimbulkan oleh sambaran petir pada bangunan atau objek di atas bumi.

Efek Sambaran Petir pada Objek di Bumi

Suatu petir yang menyambar dan mengenai objek yang ada di bumi akan menyebabkan kerusakan dan dampak serius. Hal ini disebabkan petir yang menyambar ke objek memiliki energi yang cukup besar yaitu 300 juta KW dengan tegangan mencapai 125 juta KV dan arus sebesar 20 ribu ampere. Energi ini dapat menyebabkan kematian sekaligus kerusakan pada peralatan elektronik.

Efek sambaran petir pada objek di bumi

a.     Efek Induksi

Efek pertama yang disebabkan oleh sambaran petir pada objek di bumi adalah efek induksi. Efek induksi terjadi akibat adanya tegangan pada benda yang dikenai sumber tegangan. Benda tersebu akan menyimpan tegangan statis yang dapat menyebabkan kerusakan ketika peralatan dihidupkan hingga efek paling parah adalah komponen terbakar.

 

b.     Efek Panas

Efek kedua yang disebabkan oleh sambaran petir adalah efek panas. Dengan muatan energi yang cukup besar, petir menyimpan energi panas yang dapat membakar objek-objek yang dikenainya. Objek yang tersambar petir akan langsung hangus akibat panas yang ditimbulkan oleh petir.

 

c.     Efek Akustrik

Efek ketiga yang disebabkan oleh sambaran petir adalah efek akustrik. Efek ini menyebabkan gangguan pada gelombang radio akibat gelombang kejut yang dihasilkan oleh petir selama merambat di udara. Alat komunikasi akan terganggu karena receiver tidak bisa memilah informasi antara gelombang kejut pada petir dan gelombang radio yang sebenarnya.

 

d.     Efek Kematian pada Makhluk Hidup

Efek terakhir yang disebabkan oleh sambaran petir adalah efek kematian. Ketika petir menyambar pada makhluk hidup yang ada di bumi, makhluk hidup tersebut secara langsung akan mengalami kerusakan dan kecacatan dengan tingkat paling parah adalah kematian.

Untuk mencegah semua efek yang ditimbulkan oleh sambaran petir, maka Anda membutuhkan sebuah penangkal petir yang dapat menyalurkan muatan energi yang ada langsung menuju bumi tanpa harus mengenai objek di sekitar Anda. Menggunakan penangkal petir KURN adalah salah satu pilihan terbaik yang bisa Anda gunakan.

Penangkal Petir KURN sebagai Solusi Terbaik Anda

Untuk mencegah terjadinya sambaran petir pada objek-objek krusial di tanah, pada umumnya menggunakan penangkal petir. Penangkal petir bisa digunakan dan dipasang pada berbagai wilayah seperti gedung, kawasan industri, gudang senjata, rumah, institusi pendidikan, dan gudang penyimpanan alat elektronik.

Namun dengan banyak produk penangkal petir yang ada di pasaran, tentu saja membuat Anda bingung untuk memilih penangkal petir terbaik untuk Anda. KURN Indonesia adalah salah satu produsen penangkal petir terbaik yang bisa Anda coba dikarenakan telah memiliki banyak sertifikat mulai dari sertifikat proteksi, sertifikat garansi, sertifikat rekomendasi, dan sertifikat PLN-LMK Indonesia.

Penangkal petir KURN adalah salah satu produk yang dikembangkan oleh KURN Indonesia dan telah lolos uji dari PLN-LMK Indonesia dan Lighting Protection Standard. Penangkal petir ini terdiri dari sebuah Kurn Lighting Terminal yang didesain untuk menciptakan medan ionisasi pada sekeliling area terminal.

Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh KURN Indonesia, terminal ini mampu melindungi area dari sambaran petir minimal 240 meter dengan ketinggian terminal sebesar 20 meter. Jika Anda ingin mendapatkan jangkauan yang lebih besar, Anda dapat memasang terminal ini dengan ketinggian 150 meter dengan jangkauan area yang dilindungi adalah 500 meter.

Dengan besarnya jangkauan yang diberikan oleh KURN Indonesia, produk ini dapat menjadi alternatif Anda untuk memilih produk penangkal terbaik. Selain itu, pemasangan terminal ini tergolong cukup mudah dan tidak membutuhkan banyak komponen. Anda hanya memerlukan kabel NYY 70 mm2 dan Arde/Grounding yang telah tersedia dalam satu paket terminal penangkal petir ini.

Cara KURN Menyelesaikan Kekhawatiran Anda

Jika Anda bingung dan masih khawatir untuk mencoba efektivitas yang diberikan oleh produk KURN Indonesia, Anda bisa belajar bagaimana cara KURN Indonesia melindungi lingkungan Anda dari ancaman sambaran petir yang terjadi. Berikut penjelasan lengkap cara KURN menyelesaikan permasalahan sambaran petir di lingkungan Anda.

Kurn Terminal yang diciptakan oleh KURN Indonesia memiliki objektifitas perlindungan yaitu gedung-gedung perkantoran, kawasan industri, rumah tinggal, gudang tempat penyimpanan senjata, dan peralatan elektronik. Berdasarkan objektifitas ini, KURN mampu memenuhi segala kebutuhan Anda terkait perlindungan terhadap sambaran petir.

Kurn terminal diciptakan untuk menghasilkan medan ionisasi di sekeliling area perlindungan. Muatan ion positif yang keluar lebih dulu dan menghasilkan perbedaan muatan akan menyebabkan KURN terminal menciptakan medan statik akibat Corona Effect pada Head Terminal. Ion positif yang dikeluarkan oleh KURN terminal akan menciptakan sudut perlindungan.

Dikarenakan KURN terminal juga menghasilkan ion positif, perbedaan muatan ion akan menciptakan arus listrik yang memiliki nilai tertentu. Nilai tertentu akan secara acak membentuk pola sambaran yang berbeda. Untuk menanggulangi hal ini, KURN terminal dapat membuat sambaran acak ini menjadi terkonsentrasi pada titik sambaran yang terdapat pada Head Copper Terminal.

Head Copper Terminal pada Kurn Terminal akan mengalirkan muatan listrik dengan nilai terendah secara terus menerus pada tanah melalui Arder atau Grounding. Arus muatan yang secara terus menerus bergerak ke bawah atau ke tanah melalui penghantar pada Kurn terminal akan mengurangi kemungkinan terjadinya sambaran petir karena tidak ada cukup energi yang memicu return stroke.

Keunggulan KURN Terminal dibandingkan Penangkal Petir Lainnya

Setelah Anda membaca bagaimana KURN dapat menyelesaikan permasalahan Anda, saatnya Anda beralih pada keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh KURN Terminal dibandingkan produk penangkal petir lainnya. Berikut ini beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh KURN Indonesia melalui produk KURN Terminal.

a.     Penangkal Petir KURN diciptakan secara Akurat dan Panjang

Keunggulan pertama yang diberikan oleh Kurn Indonesia melalui produk Kurn Terminal adalah produk yang telah melalui riset cukup panjang dan akurat. Pengembangan produk KURN Lightning Protection dikembangkan secara akurat berdasarkan riset yang dilakukan pada Franklin Rod.

 

Franklin Rod adalah salah satu rangkaian elektris sederhana yang banyak digunakan oleh banyak produk penangkal petir dikarenakan franklin rod hanya memiliki satu jalur dari puncak hingga ke tanah dengan kabel tunggal. Selain pengoperasian, instalasinya juga cukup mudah. Hal ini yang menjadi dasar pengembangan penangkal petir KURN satu jalur franklin rod.

 

b.     Hasil Cipta Yang Bisa Diandalkan

Dalam menciptakan produk yang berkualitas dan unggul dibandingkan produk lainnya, KURN Indonesia menciptakan KURN terminal dengan mengedepankan kesempurnaan dalam 2 aspek yaitu kesempurnaan desain dan kesempurnaan ilmiah.

 

KURN terminal diciptakan dengan kesempurnaan desain yang baik meliputi kekuatan bahan, pengaturan dan penempatan sparepart, dan memiliki daya tarik dalam segi visual. Dalam aspek ilmiah, KURN Terminal telah memiliki keandalan sistem elektrostatik yang sangat baik, objektifitas perlindungan yang luas, dan spesifikasi yang bagus.

 

c.     Jaminan Garansi selama 1 Tahun Penuh

Keunggulan ketiga yang diberikan oleh KURN Indonesia adalah adanya jaminan garansi selama 1 tahun penuh. Jika alat Anda mengalami kerusakan teknis akibat proses sambaran listrik, KURN Indonesia menyediakan berbagai pelayanan perbaikan dan pergantian yang bisa Anda manfaatkan.

 

Keseriusan KURN Indonesia untuk melayani para pelanggannya menjadi bukti bahwa produk ini memiliki jaminan kualitas yang sangat baik. Sehingga Anda tidak perlu ragu untuk membeli dan menggunakan produk ini sebagai penangkal petir di area lingkungan Anda.

 

d.     Memiliki Sertifikat Lolos Uji dari PLN-LMK Indonesia

Keunggulan lainnya yang ditawarkan oleh Kurn Terminal adalah adanya sertifikasi lolos uji dari PLN-MLK Indonesia. Sertifikasi lolos uji menjadi sebuah persyaratan wajib bagi produk penangkal petir untuk bisa masuk dan diperjual belikan di pasar. Kurn terminal telah mengantongi sertifikat lolos uji dengan nilai jangkauan area perlindungan yang memuaskan.

 

Anda tidak perlu ragu jika di sekitar wilayah Anda nantinya akan terkena dampak oleh sambaran petir dikarenakan produk KURN Indonesia yaitu KURN Terminal mampu melindungi sekitar Anda hingga radius maksimal 250 meter atau jarak maksimal sebesar 500 meter dari KURN Terminal ditempatkan.

Instalasi Kurn Terminal di Gedung Anda

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya jika KURN terminal menggunakan konsep Franklin Rod yang memiliki satu jalur. Untuk melakukan instalasi pada KURN Terminal cukup sederhana dikarenakan Anda hanya perlu menyambungkan kabel dengan Head Copper Terminal dan Arde/Grounding di permukaan tanah.