CV.Wijaya Lightning Protection - Jual Penangkal Petir dan As Grounding Tembaga

Kabel Listrik untuk Penangkal Petir dan Grounding System (Coaxial, NYY, NYA, BC, N2XY)

Tanggal :21/05/2021 16.00.00 Penulis : Atmawijaya

Untuk mencegah timbulnya bahaya yang berasal dari sambaran petir di rumah ataupun gedung-gedung besar, maka perlu dipasang suatu perangkat penangkal petir. Selain terminal utama, kabel listrik untuk penangkal petir dan grounding system (Coaxial, NYY, NYA, BC, N2XY) merupakan bagian penting.

 
fungsi kabel untuk konduktor

Kabel listrik pada penangkal petir bekerja sebagai penghubung jalur logam elektris yang menghubungkan sistem grounding dengan bagian ujung dari penerima sambaran petir. Kabel listrik bekerja dengan menyalurkan muatan listrik yang diterima dari sambaran petir.


Baca juga : Pengertian, Jenis, dan Manfaat Grounding System


Jenis Kabel Listrik yang Biasa Digunakan Untuk Penangkal Petir dan Grounding System

 
Jenis Kabel Listrik untuk Penangkal Petir dan Grounding System (Coaxial, NYY, NYA, BC, N2XY) Kabel listrik berfungsi sebagai penyalur aliran arus dan juga tegangan kejut yang berasal dari sambaran petir menuju sistem grounding. Kabel penyalur ini berupa untaian dari kawat logam yang mempunyai luasan tertentu serta didesain mengikuti kebutuhan penyaluran arus yang berukuran besar.

 
1. Kabel Coaxial

Kabel coaxial adalah salah satu jenis kabel listrik untuk penangkal petir yang sangat populer digunakan. Jenis kabel penghantar penurunan ini mempunyai karakteristik banyak isolator, untuk meredam terjadinya induksi dan loncatan arus listrik ke material lain yang mempunyai sifat konduktor listrik.

 
kabel coaxial

Ada dua buah konduktor inti kabel dengan luas penampang masing-masing sebesar 35 mm, 50mm, atau 70mm. Kabel coaxial terdiri dari komponen dari dalam keluar berupa center conductor, dielectric, foil shield, braided shield dan outer jacket.

 
Kabel coaxial memiliki karakter yang hampir sama dengan kabel NYFGbY, yakni pada satu rangkaian isolator memiliki banyak material sebagai satu kesatuan. Ukuran kabel coaxial yang ada di pasaran umumnya 2 x 35 mm dan 1 x 70 mm. Spesifikasi kabel coaxial merupakan spesifikasi tinggi dengan kualitas paling baik dibandingkan jenis kabel penghantar penurunan yang digunakan untuk sistem penangkal petir lainnya.

 
2. Kabel NYY

Kabel NYY merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan untuk menghantarkan arus dan tegangan kejut pada sistem instalasi penangkal petir. Kabel NYY terdiri dari konduktor tembaga, PVC insulation, dan sheath. Kabel NYY mempunyai dua jenis isolator yang bisa diperhatikan berdasarkan kode YY pada kabel. Manfaat dipasangnya dua buah isolator pada kabel NYY adalah untuk meredam induksi serta loncatan, agar menjadi sangat kecil atau bahkan tidak timbul sama sekali.

 
Kabel NYY

Ukuran penampang kabel listrik NYY yang sering digunakan untuk penangkal listrik adalah 50 mm, 70 mm, 90 mm, serta 120 mm. Ukuran penampang paling populer yang biasa digunakan adalah yang berukuran 50 mm dan 70 mm. Nilai 50 mm sendiri adalah nilai terkecil atau nilai minimal yang masih boleh digunakan untuk instalasi penangkal petir sebagai kabel penghantar penurunan.


Pemilihan ukuran penampang kabel harus memperhatikan faktor kebutuhan serta anggaran yang dimiliki.

3. Kabel NYA

Kabel NYA terdiri dari konduktor tembaga serta PVC insulation. Sebagai salah satu komponen kabel penghantar penurunan pada sistem penangkal petir, kabel NYA dibekali oleh satu buah isolator berdasarkan kode YA yang dimiliki kabel.

kabel NYA

Isolator yang dipasang pada kabel memiliki fungsi untuk meredam induksi serta loncatan arus yang terjadi di inti kabel ke material lainnya. Ukuran penampang kabel NYA yang biasa digunakan berukuran 50 mm, 70 mm, 90 mm, serta 120 mm.

 
4. Kabel BC

Kabel BC merupakan jenis kabel penghantar penurunan yang tidak mempunyai isolator atau telanjang pada sistem instalasi penangkal petir. Kabel BC hanya mempunyai inti kabel atau bare core. Karena sifatnya tidak memiliki isolator, kabel BC digunakan untuk penangkal petir konvensional atau runcing.

 
kabel BC =


Pemilihan kabel BC sebagai kabel penghantar penurunan konvensional karena harganya yang lebih ekonomis, serta telah sesuai dengan standarisasi minimum untuk penangkal petir. Ukuran luas penampang yang dibutuhkan minimal adalah 50 mm.

Kabel konduktor ini memiliki ukuran bervariasi, berikut ukuran yang tersedia pada kabel BC

  • Kabel BC 3 mm2
  • Kabel BC 4 mm2
  • Kabel BC 6 mm2
  • Kabel BC 10 mm2
  • Kabel BC 16 mm2
  • Kabel BC 25 mm2
  • Kabel BC 27 mm2
  • Kabel BC 35 mm2
  • Kabel BC 50 mm2
  • Kabel BC 70 mm2
  • Kabel BC 95 mm2
  • Kabel BC 120 mm2
  • Kabel BC 150 mm2
  • Kabel BC 185 mm2
  • Kabel BC 240 mm2
  • Kabel BC 300 mm2
Untuk ukuran diatas Kami menjual Bare Copper (BC) per meter.

5. Konduktor Copper Rod

 
copper rod

Copper rod merupakan kabel yang terdiri dari batangan tembaga / copper dengan bentuk silinder. Panjang konduktor ini adalah 1 sampai 4 meter. Copper rod umumnya dimanfaatkan untuk konduktor (pengalir daya arus listrik) sistem pembumian penangkal petir sebagai batang pembumian.

 
Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Grounding System

Selain faktor pemilihan dan penggunaan kabel listrik untuk penangkal petir dan grounding system (Coaxial, NYY, NYA, BC, N2XY), masih banyak faktor lainnya yang mempengaruhi nilai grounding atau pembumian. Faktor seperti kondisi areal tanah sangat mempengaruhi keberhasilan sebagai berikut:

1. Derajat Keasaman

Derajat keasaman tanah yang ditunjukkan dengan nilai PH sangat berpengaruh terhadap kemampuan tanah menghantarkan arus petir. Semakin asam suatu nilai PH tanah, maka arus petir semakin mudah dihantarkan.

2. Kondisi Tekstur Tanah

Kondisi tekstur tanah berpengaruh terhadap nilai tahanan sebaran. Tanah dengan tekstur berpori-pori besar dan berpasir cenderung sulit untuk memperoleh nilai tahanan sebaran yang bagus. Hal ini dikarenakan jenis tanah berpasir akan lebih mudah menghanyutkan air dan mineral di dalamnya.

3. Kadar Air

Kadar air berpengaruh terhadap nilai tahanan sebaran. Untuk areal yang mempunyai cadangan air tanah dangkal atau air tanah penghujan, maka akan lebih mudah memperoleh nilai tahanan sebaran.

4. Kandungan Mineral atau Garam

Semakin tinggi kandungan mineral logam di dalam tanah, maka semakin mudah arus petir untuk dihantarkan. Oleh karena itu, kandungan mineral garam akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan tahanan sebaran atau resistansi.

Mengingat fungsi kabel listrik untuk penangkal petir dan grounding system (Coaxial, NYY, NYA, BC, N2XY) sangat penting dalam sistem penangkal petir, maka pemilihan komponen harus dilakukan dengan cermat. Apalagi kabel berguna dalam menahan dan menerima tegangan dan arus kejut.

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag