CV.Wijaya Lightning Protection - Jual Penangkal Petir dan As Grounding Tembaga

Fungsi dan Alat yang Dibutuhkan Untuk Grounding System atau Arde

Tanggal :31/05/2021 15.12.00 Penulis : Atmawijaya

Agar perangkat instalasi listrik dapat beroperasi aman dan lancar, dibutuhkan suatu sistem proteksi berupa sistem pertanahan atau yang dikenal dengan istilah grounding. Grounding rod / stik grounding / arde berguna untuk mencegah kontak antara tegangan listrik yang terekspos dengan makhluk hidup.

 
Pada kondisi tertentu, tegangan listrik yang sudah diinstalasi di suatu bangunan dapat terekspos akibat adanya kegagalan isolasi. Apabila hal ini terjadi, maka listrik akan sangat membahayakan manusia di sekelilingnya. Oleh karena itu, arus listrik perlu dibuat jalur langsung menuju ke bumi agar aman.

 
Pengertian Grounding Rod / Stik Grounding / Arde
Grounding atau arde merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan aktivitas pembuatan jalur langsung arus listrik ke dalam bumi. Arde sendiri adalah istilah untuk menyebut grounding atau pertanahan di Indonesia.


Grounding atau arde merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan aktivitas pembuatan jalur langsung arus listrik ke dalam bumi. Arde sendiri adalah istilah untuk menyebut grounding atau pertanahan di Indonesia.

 
Dilakukannya koneksi langsung dari instalasi listrik menuju ke bumi bertujuan untuk mencegah timbulnya kontak tegangan listrik yang gagal dan makhluk hidup. Kegagalan isolasi akan menyebabkan tegangan listrik menjadi terekspos dan membahayakan sekitar.
fungsi grounding sistem

Di Indonesia sendiri, peraturan terkait penggunaan grounding rod / stik grounding / arde diatur di dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik atau PUIL 2000 dan PLN. Di dalam PUIL 2000 diatur bahwa pembumian dilakukan dengan menghubungkan titik sirkuit listrik atau penghantar yang bukan sirkuit listrik ke bumi.

 
PLN Indonesia juga memberikan syarat resistensi tanah untuk pembuatan sistem grounding yaitu dibawah 3 ohm. Hal itu diberlakukan karena berdasarkan pengujian jika resistensi tanah diatas 3 ohm, maka arus listrik tidak memuai di dalam tanah secara aman dalam artian masih berbahaya bahkan bisa menyebabkan rusak nya semua komponen sistem grounding yang sudah di buat.

 
Fungsi Dilakukannya Grounding

1. Sebagai Sistem Proteksi

Pembumian atau grounding berfungsi sebagai sistem proteksi untuk makhluk hidup dari bahaya tereksposnya tegangan listrik akibat kegagalan sistem insulasi. Apabila terjadi kegagalan sistem insulasi dan percikan api, maka sistem grounding akan langsung menghantarkan arus listrik ke bumi.
grounding perlindungan untuk manusia
Misalnya saja pada peralatan elektronik seperti kulkas, televisi, setrika akan mencegah manusia tersengat listrik apabila rangkaian elektronik di dalam setrika mengalami kebocoran insulasi dan timbul percikan api akibat konsleting.


2. Mencegah Sambaran Petir

Sistem grounding atau pembumian juga diterapkan di dalam instalasi penangkal petir. Sistem pembumian berperan untuk menghantarkan arus listrik dalam jumlah besar langsung ke dalam tanah atau bumi.


grounding perlindungan untuk kelistrikan

Memiliki fungsi yang hampir sama dengan kabel grounding untuk kebutuhan instalasi listrik di rumah, kabel grounding untuk kebutuhan penangkal petir harus dipasang secara terpisah.

3. Perlindungan Peralatan Listrik

Grounding atau pembumian bermanfaat untuk memberikan perlindungan terhadap peralatan listrik agar tidak rusak akibat terjadinya kebocoran tegangan. Selain itu, perlindungan terhadap peralatan listrik berfungsi agar manusia tetap aman ketika kontak langsung dengan peralatan listrik yang konslet.


Apabila peralatan listrik di rumah sudah terpasang arde, maka pengguna peralatan listrik tidak akan mengalami kesetrum ketika menyentuh beberapa peralatan listrik seperti pemasak air, CPU, setrika dan lain sebagainya.


Apabila pengguna peralatan listrik terkena sengatan listrik saat memegang peralatan tersebut, maka bisa jadi hal tersebut disebabkan karena instalasi listrik tidak terpasang arde dengan benar.

Beberapa alasan diatas merupakan gambaran pentingnnya grounding sistem, oleh karena itu sistem pembumian harus di lakukan oleh perusahaan menyediakan jasa pemasangan grounding sistem yang berpengalaman dan profesional dalam bidang grounding.

Jika sistem pembumian tidak berjalan sesuai spesifikasi atau syarat yang sudah di tentukan, maka sangat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar seperti manusia, komponen kelistrikan, dll.

Alat yang Dibutuhkan untuk Instalasi Grounding Rod


komponen grounding

1. Grounding Rod Drilling Head

Grounding rod drilling head merupakan alat yang bermanfaat dalam membantu mempercepat terbentuknya pembumian untuk kebutuhan sistem anti petir atau penangkal petir. Cara penggunaan grounding rod drilling head adalah dengan memasangnya di sisi bawah ground rod atau copper rod.
driling grounding

Setelah dipasang pada bagian bawah copper rod atau ground rod, selanjutnya batang pembumian tersebut cukup didorong sedemikian rupa masuk ke dalam tanah. Bentuk drilling head yang meruncing di bagian tengah akan memudahkan proses dimasukkannya copper rod ke dalam tanah.


Selain mempermudah masuknya ground dan copper rod, drilling head akan melindungi copper rod agar tidak rusak saat dipukul masuk ke dalam tanah.


2. Grounding Rod Drive Head

Sedikit berbeda dari grounding rod drilling head, grounding rod drive head atau dipasaran di kenal dengan sebutan driving harus dipasang pada sisi atas dari ground rod dan copper rod. Tujuan penggunaan drive head adalah untuk mencegah timbulnya kerusakan dari ground rod dan copper rod pada sisi atas saat dimasukkan ke dalam tanah.


head driving

Saat dibenamkan ke dalam tanah, ground rod dan copper rod akan dipukul dengan kuat agar tembus masuk ke dalam tanah. Alat drive head akan melindungi ground rod dan copper rod agar tidak langsung terkena pukulan.


Grounding rod drive head sangat penting untuk diaplikasikan pada copper rod yang terbuat dari tembaga asli. Hal ini mengingat tembaga asli memiliki sifat lebih lunak dibandingkan logam lain seperti besi.

 
Oleh karena itu, drive head akan melindungi sisi atas copper rod agar tidak rusak dan mudah dipasang klem cincin.


3. Ground Rod Coupler

Alat lain yang sangat penting untuk membantu instalasi grounding rod adalah ground rod coupler atau shock as grounding. Alat ini berfungsi untuk menyambungkan beberapa komponen ground rod atau copper rod saat dimasukkan ke tanah. Dengan adanya alat ini, maka ground rod dan copper rod yang masuk ke tanah lebih panjang.
shock atau coupler grounding

Misalnya saja, copper rod yang ada di pasaran umumnya hanya memiliki panjang sebesar 4 meter. Sementara kedalaman pemasangan copper rod terkadang bisa mencapai 12 meter. Dengan adanya ground rod couple, maka pemasangan sangat panjang juga bisa dilakukan.


4. Ground Rod

Ground rod adalah komponen utama berupa stik grounding yang berguna untuk mengantarkan sebaran arus dari petir ke dalam bumi. Di pasaran, stik grounding ini terbuat dari bahan lapisan tembaga ataupun full tembaga.


clamp grounding

5. Clamp Grounding

Klem grounding terbagi dari berbagai macan bentuk yang memiiki fungsi untuk mengkoneksikan konduktor seperti kabel atau copper tape ke as grounding rod. Klem ini digunakan jika menggunakan sistem manual, bukan sistem Exothermic Cad Welding.

 
Baca juga : Exothermic Cad Welding

 
Jenis clamp grounding ini seperti klem kuku macan, klem U bolt, Klem Kodok, dan klem lainnya yang berfungsi untuk menghubungkan konduktor dengan stik rod.


clamp grounding

Grounding rod / stik grounding / arde sangat penting untuk menjamin keamanan instalasi listrik terhadap orang di sekitarnya. Sistem pembumian sendiri dibagi menjadi dua yakni pembumian untuk instalasi listrik dan juga pembumian untuk sistem penangkal petir.

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag