CV.Wijaya Lightning Protection - Jual Penangkal Petir dan As Grounding Tembaga

Cara Kerja Sistem Penangkal Petir ERICO System 3000 Air Terminal ESE

Tanggal :16/03/2021 13.07.00 Penulis : Atmawijaya

Setelah mengetahui alasan kenapa sistem penangkap petir ERICO sangat dibutuhkan, Anda harus memahami bagaimana keterlibatan nVent dalam menciptakan penangkal petir yang terbaik dalam kelasnya.

Artikel : 6 Tujuan Menggunakan Penangkal Petir ERICO MK4 System 3000

Penelitian terhadap penangkal petir telah dilakukan bertahun-tahun untuk mendapatkan desain sekaligus konsep penangkap petir yang dapat menanggulangi masalah energi pada petir, ketahanan penggunaan, dan juga efektifitas penggunaan. Dalam proses penelitian tersebut telah mencakup penelitian untuk pengujian penangkal petir ERICO dapat maksimal pada luas area yang besar.

Hasil dari penelitian ini telah dipublikasikan dalam berbagai makalah teknis dan jurnal. nVent sangat berkomitmen untuk menciptakan penangkal petir terbaik dan menjadi acuan dalam pembuatan penangkal petir. ERICO Sistem 3000 telah dikembangkan untuk menutupi sistem sebelumnya yang masih memiliki banyak kekurangan.

Berikut Cara Kerja Sistem Penangkal Petir ERICO System 3000 Air Terminal ESE

Untuk meningkatkan pemahamanmu mengenai produk ini, kamu harus belajar mengenai cara kerja dari sistem ini. Sistem ini memiliki 3 fokus utama yaitu Dynasphere the Air Terminal, Ericore The Downconductor, dan nVent ERICO advantage Grounding System. Cara kerja ini bekerja secara sistematis dari atas menuju bawah.

a.    Dynasphere the Air Terminal

Salah satu komponen yang tersedia dalam sistem ini adalah terminal udara. Terminal udara dalam sistem ini juga dikenal sebagai udara yang terminasi. Seperti pada terminal lainnya, Dynasphere akan membuat konsentrasi arah petir pada jalur yang sejalan dengan Dynasphere.

Dikarenakan petir mengandung frekuensi yang sangat tinggi dengan arus yang besar, sehingga tanah/grounding sangat berperan penting terutama yang memiliki resistansi rendah.

 

Salah satu keunikan dari sistem grounding atau sistem pertanahan adalah adanya pertimbangan geografis baik lokasi, jenis tanah, dan sebagainya. Aspek geografis ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meminimalkan tegangan yang disalurkan pada sistem grounding sehingga tidak menimbulkan kecelakaan atau risiko peralatan.

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English